Jumat, 22 April 2011

Niccolo Paganini


Niccolò Paganini

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Niccolò Paganini
NiccoloPaganini.jpeg
Niccolò (atau NicolòPaganini, (lahir di Genoa27 Oktober 1782 – meninggal di Nice27 Mei 1840 pada umur 57 tahun) adalah seorang pengarang musik serta pemain biola, viola, dan gitar dari Italia. Ia adalah salah seorang virtuoso biola paling terkenal, dan disebut-sebut sebagai salah satu pemain biola terhebat yang pernah hidup, dengan intonasi musik yang sempurna dan teknik yang tiada duanya. Walaupun Eropa pada abad kedelapan belas memiliki beberapa pemain biola yang luar biasa, namun Paganini bisa dianggap sebagai satu-satunya virtuoso biola abad kesembilan belas.

Daftar isi

 [sembunyikan]

[sunting]Hidup Paganini

Niccolò Paganini dilahirkan di Genoa pada 27 Oktober 1782, oleh pasangan Antonio dan Teresa (sebelumnya Bocciardo) Paganini. Menurut penulis biografinya Peter Lichtenthal, pertama kali Paganini belajar bermain mandolin ialah diajari oleh ayahnya pada saat ia berusia lima tahun, lalu pindah ke biola pada usia tujuh dan mulai mengarang pada saat ia berusia delapan. Ia bermain di depan publik pertama kalinya pada waktu berumur 12 tahun. Di masa mudanya ini, ia belajar dari berbagai guru, termasuk Giovanni Servetto dan Alessandro Rolla, namun ia tidak dapat menguasai dirinya sendiri seiring dengan kesuksesannya; pada umur 16 tahun ia suka bermain judi dan minum minuman keras. Pada waktu itulah kariernya diselamatkan oleh seorang wanita yang tidak diketahui identitasnya, yang membawa Paganini ke rumahnya dimana Paganini pulih dari kebiasaan buruknya dan kembali belajar biola selama tiga tahun. Ia juga bermain gitar pada saat itu.
Ia kembali muncul ke khalayak publik pada saat ia berusia 23 tahun, dengan menjadi direktur musik saudara perempuan NapoleonElisa Baciocchi, Putri dari Lucca, pada saat ia tidak tur. Tidak lama kemudian ia menjadi legenda karena kemahirannya bermain biola yang tidak tertandingi, dengan debutnya ke Milan pada 1813Vienna 1828, dan London serta Paris pada 1831. Paganini adalah salah satu orang pertama, bahkan mungkin orang pertama, yang melakukan tur sebagai artis solo, tanpa pemain musik pengiring. Ia menjadi salah seorang 'superstar' pertama-tama dalam hal konser publik. Ia menjadi kaya dan terkenal sebagai pemain musik tur, dan tidak terkalahkan dalam hal memikat pendengarnya.
Sebuah mitos yang merebak luas tentang Paganini ialah bahwa ia menjual jiwanya kepada setan sebagai ganti teknik bermain biolanya, sebuah rumor yang mana ia sendiri merasa tersanjung, dan bisa jadi dimulai oleh dirinya sendiri. Pada saat ia bermain musik, bola matanya akan berputar sampai ke belakang, sehingga hanya tampak putihnya. Cara berdirinya yang lenggang, dengan rambut tipis panjang dan kusut, serta postur tubuhnya yang kurus cekung, semakin menambah rumor tentang dirinya. Ia bermain begitu bersemangatnya hingga para wanita terjatuh pingsan dan para pria akan menangis tersedu-sedu.
Biola yang dipakai Paganini dikenal sebagai Cannone Guarnerius, nama yang diberikan paganini untuk mencerminkan suara 'cannon' yang dikeluarkannya. Senarnya hampir berada pada satu permukaan datar, kebalikan dari semua biola yang lain dimana senarnya membentuk satu lengkungan untuk menghindari menggesek senar yang lain. Dengan demikian Paganini dapat memainkan tiga bahkan empat senar secara mudah pada biolanya.
Di Paris pada 1833, ia memesan sebuah musik konser biola dari Hector Berlioz, yang akhirnya menghasilkan Harold di Italy (Harold in Italy) untuknya, namun Paganini tidak pernah memainkannya.
Kesehatannya mulai menurun setelah ia didiagnosis penyakit kanker tenggorokan. Penyakitnya membuatnya kehilangan kemampuan berbicara, namun ia tetap bermain biola hingga akhir hayatnya. Malam terakhir sebelum kematiannya dikatakan bahwa ia masih berusaha bermain biola secara tidak sadar. Ia meninggal di Nice pada 27 Mei 1840.
Niccolò Paganini
Musik orkestra Paganini dinilai sopan, tidak bertele-tele, dan suportif. Kritik mengatakan bahwa musik konsernya menggunakan terlalu banyak kata-kata dan terlalu menggantungkan kepada formula tertentu: salah satu bagian terakhirnya sering kali digantikan dengan yang lain. Selama kariernya, bagian biola dari konsernya disimpannya sendiri. Paganini akan melatih orkestranya tanpa memainkan bagian biolanya secara keseluruhan. Menjelang ajalnya, hanya dua yang telah diterbitkan. Keturunan dari Paganini dengan cerdiknya menerbitkan satu demi satu, setelah jeda waktu beberapa tahun. Saat ini ada enam konser musik Paganini yang telah diterbitkan (walaupun dua yang terakhir kehilangan bagian orkestranya). Komposisinya yang sering menggunakan alat musik gitar dan senar, terutama biola, telah menjadi bagian dari repertori baku.
Paganini juga mengembangkan jenis musik variasi konser untuk biola solo, dengan cara mengambil tema yang sederhana dan naif, dan variasi lirik yang berselang-seling dengan memainkannya dengan semangat yang menyala-nyala yang membuat pendengarnya menganga mulutnya.

[sunting]Paganini dan pengembangan teknik bermain biola

Walaupun beberapa teknik biola yang digunakan oleh Paganini telah ada pada zamannya, namun proses perkembangannya dapat dibilang lambat.Arcangelo Corelli (1653-1713) dianggap sebagai bapak teknik biola, yang pertama kali mengembangkan peranan biola dari semula sebagai instrumen pengiring menjadi instrumen solo. Johann Sebastian Bach (1685-1750), dengan sonatanya Sonatas and Partitas for solo violin (BWV 1001-1006) telah meneguhkan kemampuan polifoni biola. Penjelajahan teknik bermain biola terbesar yang pertama ditemukan pada 24 caprice Pietro Locatelli (1693-1746), yang pada saat itu dianggap terlalu sulit untuk dimainkan (sekarang tidak terlalu sulit lagi). Para pemain biola berbakat pada waktu itu rata-rata lebih berkonsentrasi pada pengembangan intonasi dan teknik gesekan (yang disebut dengan 'teknik tangan kanan oleh pemain alat musik senar), dua cabang yang dianggap paling mendasar dan paling penting untuk pemain biola.
Paganini membuat terobosan baru dalam cara bermain biola untuk para pemain dan penulis musik. Musik-musik untuk biola berubah secara drastis sejak saat itu. Musik yang ditulis Paganini seringkali membutuhkan teknik penjarian dan gesekan yang terbukti memukau para pendengarnya dan menantang pemain sebayanya. Musik konsernya seringkali menggunakan kombinasi staccat,harmonipizzicato (dengan kedua tangan), dan interval musik yang lebar (seperti penggunaan interval mayor kesepuluh). Komposisi musik Paganini tidak dianggap polifoni (Eugène Ysaÿe pernah mengkritik bahwa iringan untuk musik Paganini terlalu 'menyerupai gitar', kekurangan karakter-karakter musik polifoni). Namun demikian, ia dianggap berjasa mengembangkan warna suara dan warna instrumen biola ke level yang tidak pernah disadari sebelumnya.
Paganini juga merupakan virtuoso gitar, ia telah menulis lebih dari 200 musik untuk gitar.
Paganini mampu memainkan tiga oktaf di empat senar biola dalam satu jangkauan tangan, suatu kemampuan yang nampaknya tidak masuk akal dengan standar masa kini. Keluwesannya mungkin diakibatkan oleh sindrom Marfan atau sindrom Ehlers-Danlos. Teknik penjariannya, seperti bermain harmoni dengan dua senar, bermain oktaf (dan interval kesepuluh) paralel, dan petikan dengan tangan kiri, dianggap hampir tidak mungkin dilakukan lagi pada zaman ini namun hanyalah sebagai latihan rutin untuk mengaspirasi pemain biola. Kemampuan teknik bermain biola setinggi itu hanya bisa dilakukan oleh segelintir pemain seperti Joseph Joachim dari Austria dan Eugène Ysaÿe dari Belgia
Caprice ke-24 Paganini telah menarik perhatian banyak komposer. Franz LisztJohannes BrahmsSergei RachmaninoffBoris Blacher, dan Andrew Lloyd Webber beberapa di antaranya, telah menulis variasi-variasi yang terkenal menurut tema lagu tersebut.

[sunting]Daftar komposisi

  • 24 caprice, Op.1 - untuk biola solo
    • No. 1 dalam E mayor (Arpeggio)
    • No. 2 dalam B minor
    • No. 3 dalam E minor
    • No. 4 dalam C minor
    • No. 5 dalam A minor
    • No. 6 dalam G minor (Trill)
    • No. 7 dalam A minor
    • No. 8 dalam Es mayor
    • No. 9 dalam E mayor (Perburuan)
    • No. 10 dalam G minor
    • No. 11 dalam C major
    • No. 12 dalam As mayor
    • No. 13 dalam Bes mayor
    • No. 14 dalam Es mayor
    • No. 15 dalam E minor
    • No. 16 dalam G minor
    • No. 17 dalam Es mayor
    • No. 18 dalam C mayor
    • No. 19 dalam Es mayor
    • No. 20 dalam D mayor
    • No. 21 dalam A mayor
    • No. 22 dalam F mayor
    • No. 23 dalam Es mayor
    • No. 24 dalam A minor (Tema con variazioni)
  • Concerto untuk biola No. 1, dalam D mayor, Op. 6 (1817)
  • Concerto untuk biola No. 2, dalam B minor, Op. 7 (1826) (La Campanella - 'Bel Kecil')
  • Concerto untuk biola No. 3, dalam E mayor (1830)
  • Concerto untuk biola No. 4, dalam D minor (1830)
  • Concerto untuk biola No. 5, dalam A minor (1830)
  • Concerto untuk biola No. 6, dalam E minor (1815?) — baris terakhir diselesaikan oleh orang lain yang tidak diketahui identitasnya.
  • 12 sonata untuk biola dan gitar, Op. 2 dan 3
    • Op. 2, No. 1 dalam A mayor
    • Op. 2, No. 2 dalam C mayor
    • Op. 2, No. 3 dalam D minor
    • Op. 2, No. 4 dalam A mayor
    • Op. 2, No. 5 dalam D mayor
    • Op. 2, No. 6 dalam A minor
    • Op. 3, No. 1 dalam A mayor
    • Op. 3, No. 2 dalam G mayor
    • Op. 3, No. 3 dalam D mayor
    • Op. 3, No. 4 dalam A minor
    • Op. 3, No. 5 dalam A mayor
    • Op. 3, No. 6 dalam E minor
  • 18 Centone di Sonate, untuk biola dan gitar
  • Hasil karya
    • Perkenalan, tema, dan variasi dari 'Si cantik Molinara') oleh Paisiello - Introduction, theme and variations from Paisiello's 'La bella molinara' (Nel cor più non mi sento)
    • Perkenalan dan variasi menurut tema 'Cenerentola' oleh Rossini - Introduction and variations on a theme from Rossini's 'Cenerentola' (Non più mesta)
    • Perkenalan dan variasi menurut tema 'Musa' oleh Rossini - Introduction and variations on a theme from Rossini's 'Moses' (Dal tuo stellato soglio)
    • Perkenalan dan variasi menurut tema 'Tancredi' oleh Rossini - Introduction and variations on a theme from Rossini's 'Tancredi' (Di tanti palpiti)
    • Sonata megah sentimental (Variasi dari Lagu Kebangsaan Austria) - Maestoso sonata sentimentale (Variations on the Austrian National Anthem)
    • Variasi dari Lagu Kebangsaan Inggris - Variations on God Save the King
  • Hasil karya lainnya
    • I Palpiti
    • Perpetuela (Sonata Movimento Perpetuo)
    • La Primavera
    • Theme from "Witches' Dance" (Lagu Tema menurut lagu "Tarian Tukang Sihir")
    • Sonata con variazioni Sonata Militaire (Sonata dengan variasi Sonata Militer)
    • Napoleon Sonata
    • Variasi, Le Streghe
    • Cantabile dalam D major
    • Moto Perpetuo dalam C major
    • Romanze dalam A minor
    • Tarantella dalam A minor
    • Grand sonata untuk biola dan gitar, dalam A major
    • Sonata untuk viola dalam C minor
    • Sonata untuk biola solo dalam C
  • 12 Kuartet untuk Biola, Gitar, Viola, dan Cello, Op.4
    • No. 1 dalam A minor
    • No. 2 dalam C major
    • No. 3 dalam A major
    • No. 4 dalam D major
    • No. 5 dalam C major
    • No. 6 dalam D major
    • No. 7 dalam E major
    • No. 8 dalam A major
    • No. 9 dalam D major
    • No. 10 dalam A major
    • No. 11 dalam B major
    • No. 12 dalam A minor
    • No. 13 dalam F minor
    • No. 14
    • No. 15 dalam A Major ...

gila!! semua lagunya Paganini semangat semua ... !!~ XOO

Musik


Musik

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Allegory of Music karya Lorenzo Lippi
Musik adalah bunyi yang diterima oleh individu dan berbeda-beda berdasarkan sejarah, lokasi, budaya dan selera seseorang. Definisi sejati tentang musik juga bermacam-macam:
  • Bunyi/kesan terhadap sesuatu yang ditangkap oleh indera pendengar
  • Suatu karya seni dengan segenap unsur pokok dan pendukungnya.
  • Segala bunyi yang dihasilkan secara sengaja oleh seseorang atau kumpulan dan disajikan sebagai musik
Beberapa orang menganggap musik tidak berwujud sama sekali.
Musik menurut Aristoteles mempunyai kemampuan mendamaikan hati yang gundah, mempunyai terapi rekreatif dan menumbuhkan jiwa patriotisme.

[sunting]Aliran-aliran musik

Berikut adalah daftar aliran/genre utama dalam musik. Masing-masing genre terbagi lagi menjadi beberapa sub-genre. Pengkategorian musik seperti ini, meskipun kadang-kadang merupakan hal yang subjektif, namun merupakan salah satu ilmu yang dipelajari dan ditetapkan oleh para ahli musik dunia.
Dalam beberapa dasawarsa terakhir, dunia musik mengalami banyak perkembangan. Banyak jenis musik baru yang lahir dan berkembang. Contohnya musik triphop yang merupakan perpaduan antara beat-beat elektronik dengan musik pop yang ringan dan enak didengar. Contoh musisi yang mengusung jenis musik ini adalah Frou Frou, Sneaker Pimps dan Lamb. Ada juga hip-hop rock yang diusung oleh Linkin Park. Belum lagi dance rock dan neo wave rock yang kini sedang in. banyak kelompok musik baru yang berkibar dengan jenis musik ini, antara lain Franz Ferdinand, Bloc Party, The Killers, The Bravery dan masih banyak lagi.
Bahkan sekarang banyak pula grup musik yang mengusung lagu berbahasa daerah dengan irama musik rock, jazz dan blues. Grup musik yang membawa aliran baru ini di Indonesia sudah cukup banyak salah satunya adalah Funk de Java yang mengusung lagu berbahasa Jawa dalam musik rock.

kebanyakan dari wikipedia nihhh ... XD

Fur Elise - Wikipedia.org


Para peneliti Beethoven tidak tahu siapa sebenarnya Elise yang dimaksud. Teori yang terkenal mengatakan bahwa pada mulanya karya tersebut berjudul Für Therese. Therese yang dimaksud adalahTherese Malfatti von Rohrenbach zu Dezza (1792-1851), wanita yang ingin dinikahi Beethoven tahun 1810. Sayangnya, ia menikahi pria lain sebelum Beethoven menyatakan perasaan cinta kepadanya. Ia adalah puteri seorang saudagar dari Wina, Jacob Malfatti von Rohrenbach (1769-1829). Ketika karya tersebut dipublikasikan tahun 1865, penemunya, Ludwig Nohl, salah menyalin judulnya sehingga menjadi "Für Elise". Tanda tangannya hilang.
Melodi pembuka Für Elise yang terkenal menjadi petunjuk inisial wanita yang dicintai Beethoven. Melodinya dimulai dengan nada E – D# – E, atau enharmoninya E – E♭ – E, dibaca E – Es – E, huruf yang menjadi nada lagu dari nama ThErESE atau bahkan EliSE
ini partitur Fur Elise, tapi aku gak ngerti cara mainnya ... ^^" ... soalnya kalo diliat pake biola susah ... TT_TT

Kamis, 21 April 2011

Introduce

Hello All, perkenalan dulu ya ... aku yang punya ini blog . yah ... itung-itung blog ke berapa ya?? gak terkira sih, hahahahaha ... oh,ya! lupa!! mau perkenalan dulu yaaa...

Nama : Rere/Rei-Chan/Reina /Caca. ya ampun, banyaknya panggilanku.
Umur : 12 tahun.
Tanggal Lahir : 27-September-1998 of course.
Hobi : ngejailin temen, buka blog, denger musik, mainin alat musik.
Cita-cita : mau jadi musisi ternama ...

udah dulu ya ... capek nih eike ... bye bye ... !!~
XDDDDD